PadepokanPersaudaraan Setia Hati Terate Jl. Merak Nambangan Kidul, Kota Madiun Telp. (0351) 480 Ketua Umum : H. TARMADJI BOEDI HARSONO, SE. Setia Hati Terate di Kabupaten Nganjuk, pelatih didatangkan dari Persaudaraan Setia Hati Terate pusat Madiun. Setelah pengesahan pertama warga Persaudaraan BeritaBaru, Tuban – Puluhan siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Jenu, Cabang Tuban, Pusat Madiun telah mengikuti tes calon warga.. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Padepokan SH Terate Ranting Jenu, Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Minggu (26/6/2022) 07.00 WIB. Pada1903, berdiri Perguruan Setia Hati (PSH) dan lalu disusul Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) tahun 1922. Pada tahun yang sama dengan berdirinya PSHT, kedua aliran pencak silat yaitu Minangkabau dan Cimande lalu bersatu mendirikan Perhimpunan Pencak Silat Indonesia (PPSI). Kepala Perpustakaan dan Museum Padepokan Pencak Silat Indonesia H Issoebiantoro, SH Pemilik Nama Persaudaraan Setia Hati Terate yang Sah! Tahun ini Padepokan PSHT NIC. 068 Telah Mewisuda 620 Pendekar Baru PSHT dari 15 Kecamatan yang Akan Menerima KTA SAH dari Pusat Madiun; Fungsi Merek PSHT Kelas 41 dan Ancaman Pidana bagi yang Melanggar StudiTentang Motivasi Siswa Dalam Mengikuti Program Latihan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Padepokan Ranting Sukodadi / Mohammad Taufiqur Rohman. 2014. Warning: These citations may not always be 100% accurate. Opsi Pencarian. Sejarah Pencarian; Pencarian Lanjut; Temukan Lebih Banyak. Minggu 27 November 2016 Persaudaraan Setia Hati Terate Jakarta Selatan mengadakan hajat besar yaitu Parapatan Cabang di Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate Jakarta Selatan. Dalam acara Parapatan Cabang dibentuk program rencana kerja serta penyusunan pengurus baru Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jakarta Selatan untuk . Ilustrasi pencak silat. Foto Thao Le Hoang/UnsplashSalah satu padepokan terbesar di Indonesia adalah PSHT. Padepokan ini menjadi salah satu padepokan silat tertua dan terbesar yang dapat ditemui di hampir seluruh wilayah negara asal bela diri pencak silat, Indonesia memiliki banyak perguruan yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Masing-masing perguruan tentunya memiliki aliran yang membedakan satu sama lain. Salah satu perguruan yang banyak dikenal orang sekaligus menjadi yang terbesar di Indonesia adalah Setia Hati Terate PSHT merupakan perguruan pencak silat yang berasal dari Madiun, Jawa Timur. Dalam perkembangannya, PSHT menjadi perguruan silat yang sudah tersebar di seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Berikut adalah profil lengkap padepokan pencak silat terbesar di Indonesia Terbesar di IndonesiaPuspa Arumsari, anggota PSHT saat bertanding di SEA Games Manila. Foto PSHTPSHT merupakan salah satu padepokan perguruan terbesar di Indonesia. Perguruan ini didirikan pada 1922 oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo. Mulanya, perguruan ini bernama Setia Hati Pemuda Sport Club SH PSC yang kemudian berubah menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate pada tahun sejarahnya, PSHT juga menjadi salah satu perguruan silat yang turut berkontribusi dalam mendirikan Ikatan Pencak Silat Indonesia IPSI pada 1948. Hingga saat ini, PSHT masih menjadi perguruan silat yang aktif dalam melahirkan pesilan andal di Tanah PSHT dari awal pembentukannya hingga saat ini juga telah membuahkan hasil nyata. Hal ini dibuktikan dari banyaknya anggota PSHT yang berjumlah tiga juta orang. Tak hanya itu, perguruan ini juga tersebar di 236 kabupaten/kota yang ada di seluruh wilayah lanjut, PSHT secara keorganisasian juga dapat ditemukan di beberapa negara lain di luar Indonesia. Seperti misalnya di Malaysia, Belanda, Rusia, Timor Leste, Hongkong, Korea Selatan, Jepang, Belgia, dan Pencak Silat PSHTIlustrasi padepokan terbesar di Indonesia. Foto PSHTSebagai perguruan silat terkenal di Indonesia, PSHT tentunya memiliki ciri sendiri yang membedakan dengan perguruan lainnya. Ada beberapa ajaran yang ditanamkan dalam pendidikan PSHT kepada para anggotanya, berikut di antaranya1. Pendidikan Pencak SilatHal utama yang diajarkan dalam PSHT tentunya pendidikan pencak silat sebagai olahraga. Adapun pendidikan olahraga ini meliputi unsur pembelaan diri untuk mempertahankan kehormatan, keselamatan, kebahagiaan, dan yang diajarkan meliputi pencak silat sebagai ajaran, pencak silat prestasi, dan pencak silat bela diri praktis yang ditujukan untuk Kerohanian/Budi LuhurSelain sebagai olahraga, PSHT juga mengajarkan ajaran kerohanian. Ajaran ini ditujukan untuk mengembangkan perpaduan kekuatan pikiran, perasaan, dan tekad kepada para itu, ada pula ajaran setia hati yang diajarkan kepada para anggotanya. Seperti misalnya upaya mendekatkan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam semesta. Ajaran tersebut ditinjau dari berbagai aspek budaya maupun agama yang berlaku di masyarakat. Itu dia informasi mengenai padepokan terbesar di Indonesia yang perlu kamu tahu. Informasi Awal - Persaudaraan Setia Hati Terate atau disingkat PSHT atau juga dikenal dengan SH Terate adalah sebuah organisasi pencak silat di Indonesia. Pendiri PSHT adalah Ki Hajar Hardjo Oetomo 1888-1952, pahlawan Perintis Kemerdekaan RI. Ki Hajar Hardjo Oetomo mendirikan PSHT di Madiun, Jawa Timur, pada tahun 1922. PSHT semula bernama Setia Hati Pemuda Sport Club SH PSC yang berbentuk organisasi. Nama tersebut sempat diubah menjadi Persaudaraan Setia Hati "Pemuda Sport Club" dan akhirnya kembali diubah menjadi "Persaudaraan Setia Hati Terate" dalam kongres pertama di Madiun, 25 Maret 1951. Dalam persilatan Indonesia, PSHT termasuk salah satu dari sepuluh perguruan silat yang turut mendirikan Ikatan Pencak Silat Indonesia IPSI pada kongres pencak silat tanggal 28 Mei 1948 di Surakarta. Sejak berdirinya hingga sekarang, PSHT tidak pernah absen dalam setiap kegiatan IPSI. SH Terate bersifat terbuka dalam menerima anggota. Setiap warga negara dapat menjadi anggota tanpa melihat suku, ras, agama, warna kulit, gender, golongan, dan usia. PSHT sendiri tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Baca Padepokan Nur Dzat SejatiSejarah Persaudaraan Setia Hati Terate didirakan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Madiun pada tahun 1922. Beberapa tokoh yang turut membesarkan PSHT di antaranya yaitu RM Soetomo Mangkudjojo, Santoso Kartoatmodjo, Irsyad, RM. Imam Koesoepangat, dan KRT Tarmadji Budi Harsono, SE. Merekalah yang meletakkan berbagai dasar dan merintis pengembangan PSHT yang masih digunakan dan berlaku hingga saat ini. Berkat jasa mereka semua, PSHT sejak lama sudah memiliki AD-ART, mendirikan sebuah yayasan, mengembangkan PSHT dengan membentuk banyak cabang, membangun padepokan sebagai pusat kegiatan PSHT, mendirikan koperasi yang akan diperluas dengan melibatkan semua anggota di seluruh cabang, dan makin dikenalnya PSHT melalui berbagai kejuaraan. Anggota PSHT Instagram/pshterateindonesia Baca Pencak SilatMaksud dan Tujuan PSHT bermaksud mendidikan manusia khususnya para anggota agar berbudi luhur, tahu benar dan salah, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. PSHT bertujuan ikut memayu hayuning bawana. Falsafah Selain belajar pencak silat, warga atau anggota PSHT dibekali dengan falsafah PSHT yang ditanamkan pada diri setiap warganya. Falsafah dan ajaran yang utama dari PSHT adalah manusia dapat dihancurkan, manusia dapat dimatikan dibunuh tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu setia pada hatinya sendiri atau ber-SH pada diri sendiri. Menurutnya, tidak ada kekuatan apapun di atas manusia yang bisa mengalahkan manusia kecuali kecuali kekuatan Tuhan Yang Maha Esa. Ajaran tersebut telah menjadi keyakinan kuat bagi semua warga PSHT sehingga menjadi kekuatan tersendiri bagi anggota atau warga secara pribadi maupun persaudaraan. PSHT bertujuan membantu anggotanya untuk mengembangkan karakter jujur, menjaga keseimbangan fisik, mental/kecerdasan, emosi, sosial, dan spiritual. Baca Seni Pencak Silat PelintauSusunan Pengurus Berikut ini adalah susunan Majelis Luhur, Majelis Ajar dan Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate periode 2021-2026. • Majelis Luhur 1. Ketua Ir. Eddy Asmanto2. Sekretaris Dr. Ir. FX. Nugroho Sulami3. Anggota Ir. Bambang Kartono, MBA, MTh4. Anggota H. Adi Prayitno Spd5. Anggota Subagyo TA6. Anggota Anggota KRT Tjiptardjo Mudji Nugroho8. Anggota VB Hernux Sugiarto9. Anggota Drs. Simun Sofyan, • Majelis Ajar 1. Ketua Ir. Temon Suparlan Hadi Prayitno • Pengurus Pusat 1. Ketua Umum DR. Ir. H. Muhammad Taufiq, Ketua Bidang Teknik Mayjen TNI Totok Imam Santoso, Ketua Bidang Kerohanian Ir. Harun Sunarso, Ketua Bidang Organisasi DR. Arie Sujito, Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Muhammad Dwi Suntoro, SE6. Sekretaris Umum Ir. Purwanto Budi Santoso7. Sekretaris I Drs. Sri Harijanto8. Sekretaris II Taufik Fajar Bendahara Umum Untung Triwahyudi10. Bendahara I Agus Siswanto Bendahara II Eka Ardiana12. Biro Umum Armansyah Muharram, ST., MT, AM., Agus Subagyo, SH., Yovi Devitra, Suratno, Sujono, Harianto B, dan Fendi Biro Hubungan Masyarakat Hendra Wahyudi Saputra, Lilik Supanto, Dr. Syarif Prasetyo, Ir. R. Wisantoro, Drs. Yugianto, M. Indra Mahendrawan, Anugerah Sarjana, Choirul Rus Suparjo,SE, Windu Susanto, Agus Triyono, Yulius Nahak Tetik, dan Yudhi Wijayanto, Biro Hukum Drs. Hariono, Welly Permana, SH., MH, Rudi Hartono. SH., MH, Agung Hadiono. SH, Bambang Suprianta. SH., MH, Muhammad Samsoddin. Hendrik Kusnianto, SH, Dwi Prasetyo Samsul Hidayat, SH., MH, dan Muhammad Ali, SH., MH. Almughni Historic and Protected SiteTangerangSaveShare2 Tips and reviewsPasang dekor pengesahan1 PhotoRelated Searchespadepokan persaudaran setia hati terate tangerang • padepokan persaudaran setia hati terate tangerang photos • padepokan persaudaran setia hati terate tangerang location • padepokan persaudaran setia hati terate tangerang address • padepokan persaudaran setia hati terate tangerang • padepokan persaudaran setia hati terate tangerang • AboutBlogBusinessesCitiesDevelopersHelpCareersCookiesPrivacyYour Privacy ChoicesTermsEnglishEnglish Français Deutsch Bahasa Indonesia Italiano 日本語 한국어 Português Русский Español ภาษาไทย Türkçe CitiesAtlantaAustinBostonChicagoDallasDenverHoustonLas VegasLos AngelesNew YorkPhiladelphiaPortlandSan DiegoSan FranciscoSeattleWashington, BritainHungaryIndonesiaJapanMexicoNetherlandsPhilippinesRussiaSingaporeSpainThailandTurkeyMore Great Places in TangerangabcdefghijklmnopqrstuvwxyzFoursquare © 2023 Lovingly made in NYC, CHI, SEA & LA - Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate PSHT dan suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti, tengah terlibat bentrok di Kota Yogyakarta pada Minggu, 4 Juni 2023. Bentrokan yang disertai dengaj aksi lempar batu tersebut bahkan sempet trending di Twitter. Lantas bagaimana sejarah PSHT? Sejarah PSHT Melansir dari laman resmi PSHT adalah sebuah organisasi pencak silat yang didirikan di Madiun, Jawa Timur, pada 1922 silam. Adapun pendirinya yaitu Ki Hadjar Hardjo Oetomo 1888-1952, salah seorang pahlawan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada awalnya, organisasi ini bernama Setia Hati Pemuda Sport Club dan berbentuk seperti klub olahraga. Seiring berjalannya waktu, namanya kemudian berubah menjadi Persaudaraan Setia Hati "Pemuda Sport Club". Dan pada akhirnya berganti lagi menjadi "Persaudaraan Setia Hati Terate" atau disingkat menjadi PSHT. Ki Hajar Hardjo Oetomo mendirikan PSHT ketika kongres pertama yang diadakan di Madiun pada 25 Maret 1951 lalu. Baca Juga Tanggapi Tawuran di Jogja, Ketum PSHT Berikan Pernyataan Sikap Diketahui, Ki Hadjar Hardjo Oetomo adalah sosok pemuda yang berani melawan tentara Belanda. Ia bersama teman-temannya kerap melakukan perlawanan, pelemparan, dan perusakan terhadap kereta api yang kerap lewat membawa tentara Belanda atau mengangkut perbekalan untuk militer. Atas aksi ini, Hardjo Oetomo akhirnya ditangkap dan dipenjara di rutan Cipinang. Tak sampai di situ, Hardjo Oetomo juga dipindahkan ke Padang, Sumatera Barat hingga 15 tahun lamanya. SH PSC juga sempat dibubarkan oleh Belanda lantaran ada kata pencak di dalamnya. Kemudian, pengurus organisasi tersebut mengganti kata pencak menjadi pemuda. Hal ini dilakukan untuk mengelabuhi Belanda supaya tidak dibubarkan. Kemudian pada tahun 1942, atas usul saudara SH PSC, Soeratno Soerengpat, salah satu tokoh pergerakan Indonesia Muda, nama SH Pemuda Sport Club diubah menjadi Setia Hati Terate. Kala itu, SH Terate bersifat perguruan tanpa organisasi dan baru pada tahun 1948, melalui sebuah kongres di Madiun, berubah bentuk menjadi organisasi dan bernama Persaudaraan Setia Hati Terate PSHT hingga saat ini. Baca Juga Kronologi Bentrok di Taman Siswa Jogja Berawal dari Keributan di Parangtritis Perkembangan PSHT Perkembangan PSHT sendiri tidak lepas dari kontribusi sejumlah tokoh yang turut membesarkan perguruan silat ini. Tokoh-tokoh tersebut yaitu Soetomo Mangkudjojo, Santoso Kartoatmodjo, Irsyad, Imam Koesoepangat, dan juga Tarmadji Budi Harsono. Mereka sudah meletakkan dasar dan mendorong perkembangan PSHT hingga saat ini. Berkat jasa dari mereka, PSHT mempunyai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AD-ART, mendirikan yayasan, lalu mengembangkan cabang-cabang PSHT, membangun padepokan sebagai pusat kegiatan dari PSHT, mendirikan beberapabkoperasi yang diperluas dan melibatkan semua anggota di seluruh cabang, serta memperkenalkan PSHT lewat berbagai kejuaraan. Perjalanan PSHT dalam mengembangkan diri sebagai sebuah organisasi bela diri dan sosial di Indonesia merupakan bukti komitmen dan dedikasi oleh para anggotanya. Dengan tetap menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai dari persaudaraan, kesetiaan, dan keberanian. Bahkan sampai saat ini, PSHT terus berupaya memperluas pengaruhnya dalam menjaga budaya serta membangun hubungan yang harmonis antaranggota dan lingkungan masyarakat. Demikian sejarah PSHT sebagai organisasi pencak silat di Indonesia. Semoga menambah wawasan! Kontributor Putri Ayu Nanda Sari Jiwa patriotisme yang tinggi ditunjukkan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo, salah seorang Saudara Tertua Setia Hati, dengan bantuan teman-temannya dari Pilang Bango, Madiun dengan berani menghadang kereta api yang lewat membawa tentara Belanda atau mengangkut perbekalan militer. Penghadangan, pelemparan, dan perusakkan yang terjadi berulang-ulang sampai akhirnya ia ditangkap PID Belanda dan mendapat hukuman kurungan di penjara Cipinang dan dipindahkan ke Padang, Sumatera Barat. Setelah dibebaskan, Ki Hadjar Hardjo Oetomo yang telah mendirikan Setia Hati Pencak Sport Club yang kemudian mengaktifkan kembali perguruannya sampai akhirnya berkembang dengan nama Persaudaraan Setia Hati Terate. Persaudaraan Setia Hati Terate dalam perkembangannya dibesarkan oleh RM Imam Koesoepangat murid dari Mohammad Irsyad kadhang saudara Setia Hati Pencak Sport Club SH PSC yang merupakan murid dari Ki Hadjar Hardjo Oetomo. Sebelum menjadi kadhang SH dan mendirikan SH PSC, Ki Hadjar Hardjo Oetomo magang sebagai guru di SD Banteng Madiun. Tidak betah menjadi guru, bekerja di Leerling Reambate di SS PJKA Bondowoso, Panarukan dan Tapen. Tahun 1906 keluar dari PJKA dan bekerja menjadi Mantri Pasar Spoor Madiun di Mlilir dengan jabatan terakhir sebagai Ajudan Opsioner Pasar Mlilir, Dolopo, Uberan dan Pagotan wilayah selatan Madiun. Pada tahun 1916 bekerja di pabrik gula Redjo Agung Madiun. Tahun 1917 masuk menjadi saudara SH dan dikecer langsung oleh Ki Ngabei Soerodiwirjo, pendiri Persaudaran Setia Hati. Pada tahun ini bekerja di stasiun kereta api Madiun hingga menjabat Hoof Komisaris. Tahun 1922 bergabung dengan Sarekat Islam dan mendirikan Setia Hati Pencak Sport Club di Desa Pilangbango, Madiun, yang kemudian berkembang sampai ke daerah Nganjuk, Kertosono, Jombang, Ngantang, Lamongan, Solo, dan Yogyakarta. Tahun 1925, ditangkap oleh Pemerintah Belanda dan dipenjara di Cipinang, kemudian dipindahkan ke Padang, Sumatra Barat selama 15 tahun. SH PSC dibubarkan Belanda karena terdapat nama “pencak”. Setelah pulang dari masa tahanan mengaktifkan kembali SH PSC dan untuk menyesuaikan keadaan, kata “pencak” pada SH PSC menjadi “pemuda”. Kata “pemuda” semata-mata hanya untuk mengelabui Belanda agar tidak dibubarkan. Bertahan sampai tahun 1942 bersamaan dengan datangnya Jepang ke Indonesia. Tahun 1942, atas usul saudara SH PSC Soeratno Soerengpati tokoh pergerakan Indonesia Muda, nama SH Pemuda Sport Club diubah menjadi Setia Hati Terate. Pada waktu itu SH Terate bersifat perguruan tanpa organisasi. Tahun 1948, atas prakarsa Soetomo Mengkoedjojo, Darsono,dan lain-lain mengadakan konferensi di rumah Ki Hadjar Hardjo Oetomo di desa Pilangbango, Madiun. Hasil konferensi menetapkan Setia Hati Terate yang dulunya bersifat perguruan diubah menjadi organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate dengan diketuai oleh Oetomo Mangkoewidjojo dengan wakilnya Darsono. Kemudian secara berturut-turut Tahun 1950, Ketua Pusat oleh Mohammad Irsyad. Tahun 1974, Ketua Pusat oleh RM Imam Koesoepangat. Tahun 1977-1984, Ketua Dewan Pusat oleh RM Imam Koesoepangat dan Ketua Umum Pusat oleh Badini. Tahun 1985, Ketua Dewan Pusat oleh RM Imam Koesoepangat dan Ketua Umum Pusat oleh Tarmadji Boedi Harsono. Tahun 1988, Ketua Dewan Pusat RM Imam Koesoepangat meninggal dunia dan PSHT dipimpin oleh Ketua Umum Tarmadji Boedi Hardjono sampai sekarang. Untuk menjadi saudara pada Persaudaraan Setia Hati “Terate” ini, sebelumnya seseorang itu terlebih dahulu harus mengikuti pencak silat dasar yang dimulai dari sabuk hitam, merah muda, hijau dan putih kecil. Pada tahap ini seseorang tersebut disebut sebagai siswa atau calon saudara. Selama dalam proses latihan pencak silat, seorang pelatih/warga saudara SH juga memberikan pelajaran dasar ke-SH-an secara umum kepada para siswa. Setelah menamatkan pencak silat dasar tersebut, seseorang yang dianggap sebagai warga atau saudara SH adalah apabila ia telah melakukan pengesahan yang dikecer oleh Dewan Pengesahan. Dewan pengesahan ini termasuk saudara SH yang “terbaik dari yang terbaik” yang dipilih melalui musyawarah saudara-saudara SH. Proses kecer tersebut berlangsung pada bulan Syura. Adapun sarat yang harus disediakan dalam pengeceran antara lain Ayam jago, mori, pisang, sirih, dan lain sebagainya sarat-sarat yang telah ditentukan. Dalam proses pengeceran ini, kandidat diberi pengisian dan gemblengan jasmani dan rohani dan ilmu ke-SH-an serta petuah-petuah, petunjuk-petunjuk secara mendalam dan luas. Saudara SH yang baru disahkan tersebut, dalam tingkatan ilmu disebut sebagai saudara tingkat I erste trap. Pada Persaudaraan Setia Hati Terate juga dibagi dalam tiga jenis tingkatan saudara yaitu saudara SH Tingkat I ester trap, Tingkat II twede trap, tingkat III derde trap. Pada Persaudaraan Setia Hati Terate diajarkan 36 jurus pencak silat yang merupakan warisan dari Ki Ngabei Soerodiwirjo di erste trap serta pelajaran ilmu ke-SH-an yang dapat diperoleh pada tingkatan twede trap dan derde trap. Jurus-jurus tersebut merupakan ramuan dari beberapa aliran pencak silat yang berada di nusantara, di antaranya dari Jawa Barat, Betawi Jakarta, dan Minangkabau. Khadang SH Terate tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan di beberapa negara seperti Belanda, Perancis, Belgia, Jerman, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam. Secara administratif mulai dirintis pencatatan jumlah saudara pada tahun 1986. Sehingga jumlah saudara mulai tahun 1986 – 1999 sebanyak Alamat Padepokan Agung PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE Jl. Merak No. 10 dan 17 – Kota Madiun – Provinsi Jawa Timur – Indonesia 63128 Telp. 0351 451548, 491046, 452549, Fax. 473356

padepokan setia hati terate